Oleh Ummu Ghoza
Perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan zionis benar-benar telah memberikan pelajaran yang sangat penting bagi seluruh dunia. Selama ini, kita dibuat percaya negara yang tak terkalahkan hanya AS dan Israel yang merupakan negara adidaya. Tapi nyatanya, Iran telah menunjukkan dengan iman dan kemandirian mampu mengalahkan AS.
Hari ini, dunia melihat Iran bukan hanya sebagai negara yang bertahan, tetapi sebagai mercusuar inspirasi bagi mereka yang mencari keadilan. Dewan Keamanan Iran menyatakan bahwa penting untuk menjaga persatuan nasional sepenuhnya selama periode ini dan melanjutkan perayaan kemenangan dengan penuh semangat (detik.com, 8/4/2026).
Respon politik Iran sungguh tegas dengan kedaulatannya. Yakni dengan menolak proposal Amerika Serikat. Iran yang memegang kendali yang memutuskan syarat dan berakhirnya perang. Ini membuktikan bahwa Iran tidak tunduk pada tekanan asing. Iran menjadi negara berdaulat.
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat berdampak secara global. Demi mempertahankan dominasi globalnya, Amerika Serikat dengan pola lama yang terus berulang yakni memakai kekuatan militer.
Sementara itu, penguasa Muslim malah bersekutu dalam kendali AS. Padahal saudara muslim kita, Iran sedang berjuang sampai titik darah penghabisan. Ini menunjukkan mereka pengkhianat karena lebih cinta dunia. Sungguh lemah kondisi umat Islam saat ini. Karena kapitalisme, menjadikan nasionalisme menghinggapi tubuh umat Islam.
Berbeda dengan Iran yang bisa mendudukkan Amerika Serikat dan zionis di meja perundingan. Negeri-negeri Muslim dengan 50 lebih negara yang terpecah belah ketika mereka bersatu tentu mempunyai kekuatan yang lebih besar. Apalagi didukung dengan melimpahnya sumber daya alam, dan jutaan sampai miliaran penduduk.Tentu dengan mudah mengalahkan negara adidaya Amerika Serikat dan zionis.
Bersatunya negeri-negeri muslim menjadi kekuatan global pastinya jauh lebih hebat. Hal itulah yang pernah terjadi di atukan Umat di era Khilafah. Umat Islam dua per tiga dunia pernah berjaya 13 abad. Oleh karena itu, saatnya umat Islam bangkit.
Saatnya negeri-negeri Muslim bersatu dalam satu naungan, satu pemerintahan Islam, yaitu Khilafah. Sehingga menjadi kekuatan global dari segi politik, militer, dan ekonomi. Akan terjaga nyawa, harta, kemuliaan, kesejahteraan seluruh umat Islam sedunia. Institusi ini mengelola sumber daya alam untuk umat. Kekuatan militer dan intelektual juga dikelola sesuai syariat sehingga memberikan keberkahan.
Khilafah akan membebaskan Palestina, Afghanistan, dan berbagai negeri Muslim lain yang masih tertindas. Dengan metode yang dicontohkan Rasulullah saw. dengan dakwah yang menyebarkan kebenaran dan jihad yang membela keadilan. Maka janji Allah, Khilafah akan tegak membawa rahmatan lil alamin. Waallahu'alam bisshoab. []

Social Plugin