Sekularisme Lahirkan Kebebasan

ilustrasuli Pinterest
Oleh: Ayu Susanti, S. Pd

MediaMuslim.my.id, Opini_ Penganiayaan, adalah salah satu bentuk kriminal yang terjadi di negeri ini. Kasus yang semakin meningkat, bahkan korbannya pun tak tanggung-tanggung adalah seorang balita. Ironinya, salah satu kasus yang terjadi adalah balita yang dianiaya oleh pacar ibunya sendiri. 

Seorang balita 2,5 tahun dianiaya pacar ibunya di sebuah kamar hotel di Karawang. Balita berinisial NA tersebut mengalami luka serius di mulut diduga akibat benda tajam. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Kamis (12/2) sekitar pukul 02.00 WIB. (radarkarawang, id, 16/02/2026).

Sungguh sangat miris, betapa banyak sekali kasus serupa. Hal ini terjadi tentu tidak terlepas dari sistem hidup yang berlaku. Di mana kebebasan adalah salah satu yang dianut oleh masyarakat kebanyakan. Kebebasan lahir dari sistem hidup buatan manusia yakni sekulerisme-liberalisme. Di mana sekularisme adalah sistem hidup yang memisahkan antara agama dan kehidupan. Sehingga standar hidup yang dipakai adalah standar manusia. Saat manusia melihat bahwa itu membuat dirinya senang, bebas dan menguntungkan maka aturan itu yang dipakai. 

Tatanan hidup sekulerisme melahirkan kerusakan pada sistem pergaulan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, sehingga dengan mudahnya menginap di hotel tanpa ikatan pernikahan. Sistem hidup ini pun membuat seorang anak atau perempuan tidak bisa hidup dengan nyaman dan aman. Keamanan adalah hal yang sangat langka. Tidak ada perlindungan yang sistematis yang dirasakan oleh anak dan perempuan. Lemahnya penegakan hukum untuk menjaga keamanan masyarakat terkhusus anak dan perempuan menjadi salah satu meningkatnya kasus penganiayaan dan tindakan kriminal yang lain. 

Tidak hanya itu, masyarakat yang terkesan acuh tak acuh lahir dari sistem sekulerisme ini. Sehingga amar ma'ruf nahi mungkar adalah hal yang tabu. Maka jangan heran banyak yang tidak memberikan nasihat saat melihat kemaksiatan marak dimana-mana. Hilangnya kontrol dari masyarakat adalah ciri khas dari sistem hidup sekulerisme. 

Berbeda halnya dengan Islam. Islam adalah aturan sempurna yang Allah berikan kepada manusia untuk mengatur hidupnya serta memberikan rasa aman kepada seluruh manusia. Islam memiliki sistem pergaulan yang mengatur dan memberikan batasan yang jelas dan tegas tentang pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Islam pun memiliki standar hidup halal haram sesuai dengan perintah Allah. Sehingga masyarakat yang lahir adalah masyarakat yang memiliki standar hidup yang jelas. Saat mereka melihat kemaksiatan meraja lela yang tidak sesuai dengan aturan Allah, maka mereka akan melakukan amar makruf nahi mungkar dan kemaksiatan pun bisa dicegah. 

Pemerintah pun akan menegakkan sanksi tegas bagi siapapun yang melakukan tindakan kriminal bahkan yang sampai mengancam nyawa. Sehingga tidak ada lagi yang menganggap penganiayaan adalah hal yang biasa. 

Oleh karena itu, jika kita ingin memiliki kehidupan yang penuh dengan keamanan dan kenyamanan maka sudah selayaknya kembali kepada IsIam. 
Wallahu'am bishshawab.