Penyesatan Opini BoP demi Kepentingan Palestina

Ilustrasi Pinterest
Oleh Ida Paidah, S.Pd


MediaMuslim.my.id, Opini_ Situasi dan kondisi Gaza sampai saat ini tetap dalam kehancuran, kelaparan, serta ratusan ribu orang hidup di tenda pengungsian dan aktivitas pendidikan terhenti.
Wilayah yang lain, di tepi Barat, terjadi tindak kekerasaan, pembunuhan, penembakan dan penggusuran warga terus oleh tentara IDF maupun oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina. 

Perang berkepanjangan ini, memunculkan sebuah pembentukan deklarasi sepihak yang diinisiasi oleh pemerintahan Amerika yang dipimpin oleh Donald Trump berupa Komite Nasional untuk Administrasi Palestina, NACG (National committe for the Administratin of Gaca), yang beroperasi di bawah pengawasan Struktur Dewan Perdamaian  atau Board of Palestina yang disingkat dengan BoP.

Pembentukkan NCAG ini, akan mengawasi proses pelucutan senjata, mempertahankan satu hukum dan satu rantai komando, serta mengintegrasikan atau membubarkan semua kelompok bersenjata setelah melalui proses verifikasi yang ketat.

Terlihat dengan jelas, keadaan dan krisis yang terjadi di wilayah Palestina Gaza dan tepi Barat  sampai hari ini masih terjadi merupakan akibat dari ulah Israel yang sudah ratusan kali melanggar perjanjian damai yang telah dibuat.

Pembentukan BoP, menambah keyakinan warga Palestina karena selama pembuatan digagas oleh AS tidak akan membawa dampak pada perubahan hakiki di kawasan tersebut. Ditambah AS selalu berpihak pada Israel dalam kebijakan politik dan militer, sering juga menggunakan hak veto PBB untuk membela Israel.

kebijakan BoP digunakan untuk melegalisasi pembersihan etnis, genosida dan perampasan tanah Palestina, mengikat penguasa negeri muslim untuk melegalkan dan mendukung rencana jahat AS dan Israel dalam mewujudkan New Gaza. Terlebih pembentukkan NCAG bukan mewakili kepentingan Palestina tapi merupakan bagian dari BoP. Hal ini adalah upaya penyesatan 

Pembentukan perdamaian yang sudah berulang kali digagas dan disepakati oleh lembaga lembaga dunia, bagi Israel hanyalah janji yang terus akan dilanggar dan tidak akan dipedulikan. Kaum muslimin tidak boleh percaya, apalagi mendukung karena mereka sangat memusuhi Islam.
Pasti akan engkau dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Pasti akan engkau dapati pula orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang berkata, Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani. Hal itu karena di antara mereka terdapat para pendeta dan rahib, juga karena mereka tidak menyombongkan diri. '   QS Al -Maidah; 82.

  AS dan Israel jelas merupakan negara Kafir yang bersekutu untuk menguasai dunia dengan cara penjajahan politik, ekonomi, maupun militer. Haram bagi umat Islam untuk bergantung, apalagi mendukung persekutuan dan solusi yang ditawarkan mereka . Mereka kaum yang suka berbuat kerusakan.

Umat Islam harus menyadari bahwa penjajahan dan kejahatan Israrel dan sekutunya AS terhadap Palestina tidak bisa diputihkan hanya dengan BoP. Umat harus harus melawan penjajahan Israel dan membebaskan Palestina.

Bergabungnya para penguasa negeri-negeri  muslim dalam BoP buatan AS, merupakan pengkhianatan terhadap Gaza dan dunia. Apalagi Israel juga sebagai anggotanya. Bagaimana mungkin pelaku kejahatan dan genosida menjadi penyelenggara perdamaian? sedangkan Palestina sebagai negara terjajah tidak terlibat.

Bersatunya pemikiran dan perasaan  kaum muslimin, merupakan senjata kekuatan global untuk mewujudkan perlawanan dominasi penjajahan AS dan Israel serta membebaskan umat Islam Gaza dan dunia .