Ilustrasi Pinterest
Oleh : umi Zadit Zareen
MediaMuslim.my.id, Opini_ Dengan mencuatnya kasus pembacokan di UIN Sultan Syarif Kasim Riau saat mahasiswi sedang menunggu sidang proposal menjadi penambah deretan kasus yang pernah dilakukan didunia pendidikan saat ini.
Kali ini pelaku merupakan sesama mahasiswa menyerang dengan senjata tajam hingga korban terluka dan dirawat.
Motif diduga sejauh ini terkait kekecewaan persoalan pribadi setelah penolakan cinta saat keduanya mengikuti KKN, ujung dari rasa kecewa hingga adanya aksi penyerangan di lingkungan kampus.
Perilaku pemuda saat ini yang dekat dengan aktivitas kekerasan, pembunuhan , pergaulan bebas, menunjukkan betapa gagalnya sistem pendidikan sekuler membentuk dan membangun generasi, berkepribadian yang lemah justru tampak didalamnya.
Karena dalam sistem sekularisme membentuk standar kebebasan dan bertindak semaunya yang tumbuh dalam diri para remaja tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain.
Khususnya pergaulan bebas (pacaran, perselingkuhan, dll) yang terjadi di tengah keluarga dan masyarakat karena mengaggap sesuatu hal wajar. Hingga berujung mengubah prilaku yang bertentangan dengan norma agama bahkan hukum melanggar hukum negara dengan tindakan kekerasan.
Negara dengan sistem kapitalis dinilai kurang memprioritaskan pembinaan generasi, sehingga generasi sering dipandang hanya sebagai faktor ekonomi yang bernilai produktif dan berorientasi pada materi. Hingga lemahnya dalam pembentukan kepribadian.
Dalam sistem pendidikan Islam semua jelas dibangun di atas dasar akidah, dengan bertujuan membentuk kepribadian Islam baik itu pola pikir ataupun pola sikap mengikuti nilai syariat. Generasi dididik untuk memiliki kesadaran untuk taat pada syariat, halal-haram, tanggung jawab, dan ketakwaan, bukan dilihat dari hanya fokus pada capaian akademik atau keterampilan saja.
Dalam lingkup masyarakat saling mengingatkan diantara mereka dalam hal kebaikan merupakan hal yang diharuskan, menentang kemaksiatan, sehingga tercipta suasana yang mendukung ketaatan dan menjauhkan dari perilaku menyimpang. Negara menerapkan aturan dan sanksi sesuai hukum Islam untuk memberi efek jera bukan hanya sekedar hukuman semata, efek jera inilah yang membuat orang lain tidak berfikir untuk melakukan hal yang serupa dan menjaga keamanan serta kehormatan masyarakat bagian dari perlindungan negara terhadap masyarakatnya.
Wallahu a'lam bishawab.
Social Plugin