Buah dari Kebebasan Berinteraksi di Sistem Kapitalis

Ilustrasi Pinterest
Oleh : Nola Aulia


MediaMuslim.my.id, Opini_ Kebebasan menjadi hal yang banyak digaungkan oleh masyarakat di era saat ini. Kebebasan berekspresi, berinteraksi, berpendapat, dan kebebasan bertingkab laku lainnya yang dinormalisasi oleh sistem saat ini. Tidak ada pengaturan yang hakiki dalam membatasi kebebasan tersebut, hasilnya banyak orang yang melakukan kejahatan, kekerasan, dll dengan dalih kebebasan berekspresi. Seperti halnya yang terjadi di salah satu kampus di Riau, seorang mahasiswi dibacok oleh mahasiswa ketika sidang proposal dengan motif persoalan pribadi (metrotv.com/26/02/2026). 


Peristiwa seperti ini tidak jarang terjadi di Indonesia dan mengapa masih saja terjadi bentuk kekerasan yang melibatkan remaja laki-laki dan perempuan. Hal ini adalah akinat dari kebebasan interaksi atau pergaulan bebas (pacaran, selingkuh, dll) antara laki-laki dan perempuan yang tidak ada batasan sama sekali dalam lingkup pendidikan. Sistem dan lingkungan saat ini juga mendukung terjadinya hal tersebut, di mana para pelajar hanya dianggap sebagai faktor pendongkrak ekonomi yang bernilai produktif dan berorientasi pada materi saja.

Sistem Kapitalisme yang diterapkan oleh suatu negara tidak memprioritaskan pembinaan generasi untuk mendapatkan generasi yang cerdas dan pandai dalam bertindak. Tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan akan senantiasa berperilaku sesuai dengan peraturan yang ada. Generasi seperti itu mampu tercipta jika suatu negara menganut Sistem Islam (Khilafah). Di mana setiap inci gerakan masyarakatnya akan diatur oleh peraturan yang sudah Allah tetapkan dalam sistem yang sempurna.

Sistem pendidikan dalam sistem Khilafah dibangun atas dasar akidah yang bertujuan untuk membentuk generasi yang berkepribadian islam (pola pikir dan pola sikap sesuai syariat Islam). Sehingga ketika generasi yang terbentuk memiliki kepribadian Islam, peristiwa seperti ini tidak akan terjadi lagi. Generasinya taat dengan syariat dan masyarakat juga mendukung dalam menjauhkan perbuatan maksiat (menegur ketika ada yang berpacaran, melakukan kekerasan, dll).

Masyarakat ideal akan tercipta ketika negara menerapkan Sistem Khilafah, karena itu adalah satu - satunya sistem peraturan yang mengatur seluruh hal dalam kehidupan manusia dan sesuai dengan syariat Islam. Sedangkan jika negara masih menerapkan Sistem Kapitalis, makan peradaban masyarakat yang ideal itu sejatinya tidak akan pernah terbentuk. Hanya kerusakan demi kerusakan yang akan terjadi. Atas apa yang terjadi saat ini, tidak akan tuntas jika solusinya masih menganut sistem kapitalis. Sebab solusi hakiki hanyalah Sistem Islam (Khilafah).

Wallahu'alam bish-shawab.