Indonesia Darurat Banjir dan Longsor, Harapan Rakyat Hanyut

Ilustrasi Pinterest
Oleh : Kartika Septiani


MediaMuslim.my.id, Opini_ Bencana banjir dan longsor kian masif terjadi di Indonesia. Banyak daerah mengalami musibah ini selama beberapa waktu yang lalu. Salah satu yang belum lama terjadi adalah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pencarian korban hilang berjumlah 10 orang masih terus dilakukan. Sebelumnya total temuan jenazah korban yang telah di evakuasi yakni 70 kantong jenazah. Gabungan personel TNI, Basarnas hingga relawan masih menyisir titik longsor untuk mencari korban yang masih hilang. (Jabar.inews.id , 01/02/2026)

Musibah banjir dan longsor yang terjadi ini bukan tanpa sebab. Banjir dan longsor terjadi di banyak daerah menjadi peringatan nyata bahwa alam sedang tidak baik-baik saja. Kerusakan ini diakibatkan tidak lain oleh ulah-ulah tangan manusia. Kerusakan alam yang disengaja menjadi sebab utama terjadinya musibah ini.

Seperti halnya, hutan-hutan yang seharusnya menjadi penyerap air hujan dibabat habis dan dialih fungsikan menjadi lahan tambang, perkebunan ilegal, pemukiman dan obyek wisata. Padahal, hutan mempunyai fungsi yang sangat penting bagi manusia, yaitu sebagai paru-paru bumi, tempat hidup berbagai macam spesies makhluk hidup dan akar pohon yang hidup ribuan tahun di hutan juga berfungsi menyerap air dan sebagai sumber oksigen bagi makhluk hidup di bumi. Allah SWT berfirman:

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (dampak) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (tQS, Ar-Rum : 41) 

Bukti Nyata Sistem Rusak

Manusia-manusia perusak ini lahir dari aturan yang melanggengkan kerusakan. Membiarkan kerusakan terjadi hanya demi keuntungan segelintir orang. Tidak peduli dampak nya bagi alam, makhluk hidup yang lain, bahkan banyak orang yang tidak ikut campur dan tidak tahu menahu turut merasakan akibat kerusakan ini. Potret nyata pemisahan aturan Allah dan Rasul-Nya dari kehidupan, yaitu sistem sekuler kapitalisme. 

Kapitalisme adalah aturan yang berasaskan pada manfaat. Manfaat bagi mereka para elit dan penguasa. Kerusakan yang masif ulah dari mencari keuntungan sebanyak mungkin tanpa memikirkan resiko bagi rakyat. Akhirnya rakyat sangat dirugikan, menyebabkan Rumah-rumah, harta benda rusak diterjang banjir dan longsor, seakan nyawa tidak ada harganya di dalam sistem kapitalisme. 

Negara seharusnya berperan sebagai pelindung rakyat dan alam semesta, bukan mendukung kerusakan. Malah justru terlihat, negara tidak menindak pelaku pengrusakan dan membiarkan terus merusak asal ada modal.

Hal demikian menjadi bukti negara abai dan lalai menjadi pelindung rakyatnya. Oleh karenanya, manusia dan bumi membutuhkan sebuah sistem yang sempurna, sistem tersebut adalah sistem Islam.

Hanya Islam Harapan Rakyat

Islam adalah agama yang mengaturan seluruh aspek kehidupan manusia berdasarkan Al-Qur'an dan As Sunnah. Islam tidak mengatur urusan ibadah saja, tapi juga aturan dan kebijakan yang diterapkan oleh negara.

Sistem islam menjadikan negara sebagai pelindung dan pengurus rakyat. Negara harus menjamin keamanan dan kesejahteraan rakyat. Mengatur potensi sumber daya alam yang dapat diambil manfaat dengan bijak, dan menjaga ekosistem yang ada untuk keberlangsungan hidup bersama.

Hasil dari kekayaan alam yang dimiliki negara juga akan diberikan kepada rakyat, tanpa merusak alam. Manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya sekelompok orang berkepentingan saja.


Begitulah Islam ketika diterapkan. Mampu menjadi sistem mulia dan terbaik bagi manusia, tidak hanya untuk umat muslim tapi juga bagi alam semesta.

Sebab Allah Swt menjadikan manusia pemimpin di muka bumi bukan untuk berbuat kerusakan, tapi menjaga bumi sebagai amanah dari Allah sebaik-baiknya. Banjir dan longsor tidak akan menjadi fenomena yang sering terjadi karena alam terjaga.

Untuk itulah, dibutuhkan seorang sosok pemimpin yang dapat menerapkan Islam secara menyeluruh, dan pemimpin tersebut adalah seorang khalifah yang terlahir dari sistem kepemimpinan Islam, khilafah. Hanya Khalifah yang dapat menjaga alam dan melahirkan aturan  yang adil.
Wallahu a'lam bishshawab