Ilustrasi Informasi.com
Oleh Gien Mutiara Giovanka Salsabila
MediaMuslim.my.id, Opini_ Board of Peace (Dewan Perdamaian) adalah badan pengawas internasional yang dibentuk pada 15 Januari 2026 untuk mengawasi pelaksanaan Rencana Perdamaian Gaza dan Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB. Diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump, lembaga ini bertujuan mempercepat stabilisasi, rekonstruksi, dan penyelesaian konflik, khususnya di Gaza.
Namun, apakah benar Bord of Peace memang ditujukan untuk Rencana Perdamaian Gaza. Sedangkan tuan rumah sendiri tidak diikut sertakan dalam Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Dan hal yang paling buruk adalah Indonesia bergabung dalam Bord of Peace itu sendiri.
Nabyl mengatakan kehadiran Prabowo menjadi penegasan komitmen Indonesia untuk berperan aktif sejak awal. Khususnya, dalam menentukan arah dan kerja Board of Peace. "Indonesia akan menggunakan Board of Peace untuk memperjuangkan perlindungan warga sipil, mendorong pemulihan dan rekonstruksi Gaza, serta mengupayakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina berdasarkan solusi dua negara," tuturnya. (news.detik.com, 11/02/2026).
Pernyataan hal tersebut menegaskan bahwa Indonesia merencanakan untuk berperan aktif dalam Board of Peace. Namun apakah benar Dewan Perwakilan ini akan mendamaikan Gaza atau mengusir masyarakat Gaza?
Seharusnya dari sini kita sadar dengan fakta berita yang ada bahwa Amerika merupakan negara yang memerangi islam. Bahkan dalam Dewan Perdamaian Palestina tidak diikut sertakan dalam Bord of Peace yang mana Palestina adalah tuan rumah.
Pandangan Islam pada Board of Peace
Pandangan Islam jelas tidak memperbolehkan bersekutu dengan negara yang jelas memerangi Islam. Amerika hanya ingin merebut negeri Gaza dengan dalih akan memberi perdamaian pada Gaza. BoP justru ditujukan untuk menghancurkan keberadaan negeri-negeri Islam salah satunya Indonesia.
Dalam Islam perdamaian hakiki bagi Palestina hanya akan terwujud jika Zionis hengkang dari wilayah Palestina. Bukan justru bergabung dalam BoP dan menyatakan keamanan bagi Israel. Padahal Trump ingin menguasai Gaza, mengusir penduduknya, dan membangun Gaza Baru yang berisi gedung-gedung pencakar langit, wisata, lantai, pelabuhan, bandara dan menara apartemen. Keikutsertaan negeri-negeri muslim dalam BoP adalah pengkhianatan terhadap muslim Gaza.
Islam adalah Kuncinya
Islam adalah solusi nyata untuk perdamaian masyarakat Gaza. Ketika kita mempunyai pemikiran yang diatur syari'at Islam tidak mungkin memutuskan untuk bersekutu dengan Amerika yang dimana termasuk negara kafir harbi fi'lan. Negeri-negeri muslim justru harus bersegera menegakkan Khilafah. Umat Islam harus menjadikan khilafah sebagai qadhiyah masiriyah (agenda utama) dan segera merealisasikannya
Karena satu-satunya jalan untuk mewujudkan perdamaian adalah jihad. Khilafah adalah satu-satunya institusi yang mengomando jihad akbar untuk membebaskan Palestina. Hal ini dapat terwujud jika sistem Islam diterapkan.
Wallahu'alam bishshawab
Social Plugin